Sabtu, 19 Januari 2008

SOEHARTO KINI.............

Soeharto kini.....riwayatmu di usia senja banyak diburu orang untuk dijadikan berita. Mungkin memang itulah konsekuensi yang harus diterima sebagai orang yang pernah menjadi no satu di negeri ini. Masih ingat dalam ingatan bagaimana perjuanganmu membesarkan negeri ini. Lepas dari baik buruk dirimu dulu, Soeharto tetap telah terukir di dalam sejarah republik ini sebagai presiden. Seperti banyak diberitakan, Soeharto kini sedang juga berjuang tetapi dalam konteks yang berbeda. Berjuang melawan penyakit yang menggerogotinya. Di usia 87 tahun, Soeharto yang seharusnya tinggal menikmati hasil kerja kerasnya selama 32 tahun memegang tampuk kepemimpinan negeri ini, malah tergolek lemas di RSPP Jakarta. Sejak hari jumat 11 Januari 2008, tepat satu hari setelah tahun baru Islam 1 Muharram 1429 H, Soeharto masuk RS. Hingga detik ini, dokter2 ahli sedang berjuang untuk menyelamatkan hidupnya dengan beragai cara. Sebagai sesama umat manusia hendaknyalah kita berdoa kepada Allah SWT untuk apa yang terbaik bagi Soeharto. Semua kejadian ini tak lepas dari kuasa-Nya. Semoga Soeharto selalu dalam lindungan-Nya. Dan untuk segenap keluarganya, semoga ketabahan selalu membalutnya. AMIN.

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1429 H

Tanggal 10 Januari 2008 yang lalu, umat Islam telah merayakan tahun baru Islam 1429 H. Awal tahun selalu menjadi perenungan bagi umat manusia. Merenung tentang apa yang telah terjadi dan resolusi apa di tahun yang baru ini. Yang pasti harapan selalu digantungkan kepada Allah SWT akan hal-hal yang baik dan barokah sehingga hidup manusia bisa menjadi ibadah. Penting kiranya itu semua karena bekal kebaikan itulah yang akan dibawa di akhirat nanti. Semoga jalan kita selalu dilindung Allah SWT. AMIN. SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1429 H.

Jumat, 04 Januari 2008

MENIKAH IBADAH.............

30 Januari 2007. Akhir tahun yang indah buat sob Abid. Akhirnya dia tidak perjaka lagi. Keperjakaannya telah terkoyak oleh indahnya sebuah mahligai pernikahan. Sungguh sangat membahagiakan aku bisa menjadi saksi hidup perhelatan akbar Abid dan Ulvie. Seiring doa membahana di angkasa yang terucap dari bibir2 suci para tamu undangan, termasuk aku dan sob Kohar, Awin yang kebetulan hadir di saat akad nikahnya. Juga di malam resepsinya. Wajah bahagia berbinar terpancar dari raut mempelai berdua. SELAMAT SOB......KINI KAU TELAH BENAR-BENAR DEWASA. Pekerjaan pribadi yang biasa kau "tangani" sendiri kini telah terlimpah kepada "tangan" istrimu.?!@#*$/
Dua minggu sebelumnya, juga telah dilangsungkan pernikahan teman kantorku sob di Yogyakarta. Tapi maaf aku tak bisa hadir, karena aku juga ada kondangan di Semarang hotel Miranda. Satu minggu sebelumnya, aku juga terkondangan di Pekalongan. Kalo yang ini teman kuliahku semasa DIII dulu. Beramai-ramai kami ke Pekalongan. Dan memang tak terhitung lagi aku menghadiri dan menyumbang pernikahan orang. Aku kapan ya...............?$@#-/???/%^ doanya aja ya sob.....
Manusia memang telah dipasangkan antara lelaki dan wanita. Tapi siapa pasangannya itu, hanya Allah yang tahu. Kita manusia hanya bisa berdoa dan berusaha. Allah lah yang memutuskan segalanya. Jika belum waktunya, ya belum akan datang masa itu. Satu masa di mana pernikahan merupakan pelabuhan terakhir para jejaka dan perawan. Allah pasti tahu apa yang terbaik untuk umatnya. Semua itu telah digariskan. Mau kita pacaran lama dengan seseorang tapi kalo nggak jodohnya ya pasti akan pisah. Ada juga yang hanya ketemuan berapa kali saja sudah langsung resmi dalam pernikahan. Biar usia sudah senja, tapi kalau emang jodohnya baru datang kala itu, ya mau gimana lagi. Sekali lagi Allah yang berkuasa.
MENIKAHLAH UNTUK IBADAH SOB......GOODLUCK 4 EVERY 1

Jumat, 28 Desember 2007

SIDOMUKTI 231207












TAHUN BARU 2008

Tinggal hitungan jam kita akan meninggalkan tahun 2007 sob. Meninggalkan kenangan suka duka kita saat lalui tiap detik di 2007. Semua itu bisa jadi perenungan sob apa yang udah kita dapat sampe saat ini. Yang pasti syukur yang mendalam wajib dipanjatkan kepada Yang Maha Kuasa untuk semuanya itu. Dan jadikan hari pertama 2008 nanti sebagai tonggak kehidupan yang lebih baik lagi dengan mengharap ridho-Nya. Semua itu ada dari-Nya dan untuk-Nya. Bismillah niat kita lillahita'ala masuki tahun 2008. SELAMAT TAHUN BARU................CAYO...................

Selasa, 18 Desember 2007

Minggu, 02 Desember 2007

MUDIK SOB.....

Lebaran 2007 sob...... lebaran terindah untukku. Gimana tidak, aku dapet kerja sob. Setelah sekian lama tiada jelas adanya. Hehehehe...... emang karunia terindah dari Allah. Sangat terasa sempurna lebaran tahun ini. Idul fitri nan suci. Maha Suci Allah. Dan cerita sedikit soal lebaran sob, tahun ini seperti tahun sebelumnya, tradisi mudik kujalani. Kebetulan bokap punya ndesa. Wonosobo. Sangat menyenangkan kala mudik akhirnya datang. Setelah sebulan puasa Ramadhan, tiba saatnya memupuk kembali silaturahmi. Kebetulan eyang satun-satunya ya tinggal yang ada di Wonosobo. Ibunya bokap ceritanya. Mbah putri udah sepuh lho sob. Usia 80-an kali ye.....Tapi masih segar. Apa enaknya mudik? Mungkin buat yang gak mudik hal itu dipertanyakan. Berita di media pasti melaporkan segala pernak mudik yang macetlah, yang capeklah, yang itulah. Tapi bener sob. Mudik itu uenak........
Perjalanan mudikku yang lalu dimulai saat lebaran hari kedua. setelah semua persiapan lengkap, kami berangkat dari Semarang pukul 9 pagi. Yah.....harapannya bisa sampek Wonosobo siang gitu. Tapi sob ternyata, jalanan macet panjang. Mulai dari keluar kota Semarang, tepatnya masuk ke daerah Ungaran, antrian mobil sudah cukup panjang. Sebentar jalan sebentar berhenti. Gila sob. Perjalanan yang biasanya tertempuh hanya dalam waktu 1 jam, mulai dari Ungaran sampe pertigaan arah Magelang Temanggung bisa tertempuh dalam waktu 3 jam. Weleh-weleh.... aku yang ngedrive rasanya kaki udah kayak mo patah. Heheheh.....berlebihan nih. Untungnya setelah masuk Temanggung perjalanan lancar. Tapi worthed kok. Layak gitu maksudna. Soalna liburan jadi bermakna.
Temanggung Wonosobo lancar terus. Hawa dingin tetap terasa menyengat tulang meski banyak yang bilang sekarang Wonosobo tak sedingin dulu. Satu hal yang wajib dilakukan ketika tiba di sana adalah wisata kuliner sob. Jangan lupa tuh.... Kami paling suka menyempatkan diri untuk beli makanan khas sana. Mie Ongklok orang bilang. Perpaduan mie kuning dengan kuah kental dari apti. Ditambah lauknya satai sapi. Sangat nikmat di lidah. Ada rasa manis dari daging sapinya. Gurih dari sambalnya. Dan segar dari mie nya. Pokoke mak nyusssss..... kalo boleh mengutip kata bang Bondan Winarno. Cuma merogoh kocek 10ribu perak.
Terus satu lagi yang khas, tempe kemul dan geblek. Tempe kemul kalo di Semarang seperti tempe mendoan gitu. Tapi beda adonan kulitnya. Di tempe kemul adonannya lebih gurih lagi. Apalagi tempenya kayaknya lain dari tempe Semarang. Kenapa dibilang tempe kemul, soalnya tempenya seperti diselimuti. Bahasa Indonesianya kemul itu selimut. Terus kalo geblek itu apa ya? Bahan dasarnya aku gak tahu. Tapi yang pasti rasanya gurih, warnanya putih. Enak dimakan kala hangat. Top markotop gud marsogud......hehehhehe........
Btw sob.....ceritanya to be continued aje ye.......pokoknya tunggu kisah selanjutnya. Yang pasti gak kalah seru deh. Biar kalian tetep stay tuned ma aku sob. Makana kubikin penasaran dikau......hehehhehehe............. C U :)